TEXT
Menulis membaca kehidupan
Titik terendah dalam kehidupan saya terjadi keti ka suami berpulang karena Covid-19, Maret 2020. Tiga hari setelahnya, saya pun harus diisolasi di rumah sakit. Isolasi yang menyelamatkan jiwa, bukan hanya raga. Saya mengisi hari-hari selama 19 hari isolasi dengan menulis. Menulis menguatkan mental saya menghadapi pandemi keluarga ini. Seluruh perasaan saya tumpahkan di notes kecil, entah itu perasaan kecewa, menyesal, sedih, sepi, ataupun rindu yang membaur, menyatu. Writi ng for healing membantu kesehatan mental saya, membantu saya menemukan kepasrahan yang positif, mengembalikan kehidupan saya pada Yang Maha Mengatur. Pesan inilah yang ingin dikuatkan dalam buku ini. Sang penulis buku, Kristin Samah, mengajak pembaca untuk menyelami kehidupan secara lebih arif dan positi f melalui kegiatan menulis
Tidak tersedia versi lain