Pangan secara umum bersifat mudah rusak (perishable), karena kadar air yang terkandung di dalamnya sebagai faktor utama penyebab kerusakan pangan itu sendiri. Semakin tinggi kadar air suatu pangan, akan semakin besar kemungkinan kerusakannya baik sebagai akibat aktivitas biologis internal (metabolisme) maupun masuknya mikroba perusak. Untuk mengontrol kerusakan kita harus membuat kondisi yang d…
Foodborne diseases telah menjadi masalah kesehatan bagi seluruh masyarakat di dunia. Pada negara-negara berkembang, foodborne diseases lebih banyak terjadi akibat sanitasi yang buruk dan kurangnya pendidikan tentang food safety. Meningkatkan pengetahuan tentang food safety sangat penting untuk menghindari faktor resiko terhadap foodborne diseases.
Buku ini memberikan wawasan mendalam tentang pentingnya pengendalian mutu dan keamanan pangan dalam industri makanan dan minuman.
Pembahasan : - BAB 1 Pendahuluan - BAB 2 Resiko Kerusakan Bahan Pangan - BAB 3 Pengawetan Cara Pengeringan dan Dehidrasi - BAB 4 Pengawetan Dengan Suhu Rendah - BAB 5 Pengawetan Dengan…
Polimer plastik yang tidak mudah terurai secara alami mengakibatkan terjadinya penumpukan limbah dan menjadi penyebab pencemaran dan kerusakan lingkungan hidup. Keterbatasan bahan baku plastik konvensional berupa minyak bumi dan meningkatnya tuntutan terhadap produk ramah lingkungan menjadi peluang bagi pengembangan plastik biodegradable. Saat ini, bahan kemasan plastik telah menimbulkan permas…
Sanitasi sebagai bagian penting yang berkaitan dengan pengolahan pangan yang sesuai dengan persyaratan yang ada. Sanitasi makanan adalah upaya untuk menjaga kebersihan dan keamanan pangan agar tidak terjadi keracunan dan penyakit pada manusia akibat pangan. Higiene sanitasi pangan adalah upaya kesehatan dalam memelihara dan melindungi kebersihan makanan, melalui pengendalian faktor lingkungan d…
Pendidikan konsumsi pangan;aspek pengolahan dan keamanan berisi tentang, Pendahuluan, Jenis bahan dan pangan, Cara menyimpan bahan pangan, Nilai gizi bahan pangan dan kebutuhan tubuh akan gizi dan energidari makanan, Masalah dalam mengonumsi makanan, Menyusun kombinasi bahan dan menu untuk memenuhi kebutuhn gizi, Cara mengolah bahan pangan, Penggunaan bahan tambahan pangan dalam pengolahan, Bah…
Panduan teknik pengolahan dan pengawetan pangan berisi tentang, Prinsip dasar pengolahan pangan, Nilai mutu dan kemanan pangan, Alat alat pengolahan pangab, Pengeringan, Pengamaran, Penggulaan, Kristalisasi, Fermentasi bagian I, Fermentasi bagian II, Pengasapan.
Pengawasan mutu bahan pangan berisi tentang, Sifat bahan pangan, Mutu bahan pangan, Penurunan mutu bahan pangan, Penerapan manajemen mutu terpadu, Praktek produksi yang baiuk, Proedur standar operasi sanitasi, Analisis bahya dan penentuan titik kritis.
Teknologi pengolahan dan pengawetan pangan berisi tentang, Pendahuluan, Pengolahan dan pengawetan bahan pangan secara fisika, Pengolahan dan pengawetan bahan pangan secara kimia, Bahan tambahan makanan, Pengolahan dan pengawetan bahan pangan secara kimia, Fermentasi.